"AIDS"...!
Kata yang satu ini sudah tidak asing lagi kita dengar, bahkan diseluruh dunia sudah mengenalnya dan sudah tinggal di setiap kota diseluruh dunia. Banyak hal yang dirugikan oleh AIDS ini, tidak sedikit yang sudah terjangkit penyakit tersebut, baik itu orang tua, dewasa, sampai anak-anak juga terkena penyakit AIDS.
Tanggal 1 Desember diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia untuk menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS di seluruh dunia yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV.
AIDS Merupakan :
* Penyakit menular yang disebabkan oleh virus yang merusak sistem kekebalan tubuh.
* Virus penyebab AIDS adalah HIV (Human Immunodeficiency Virus)
* Penderita AIDS yang meninggal, bukan semata-mata disebabkan oleh virus AIDS, Tetapi juga oleh penyakit lain yang sebenarnya bisa ditolak, seandainya sistem kekebalan tubuh tidak rusak oleh virus AIDS.
Kata yang satu ini sudah tidak asing lagi kita dengar, bahkan diseluruh dunia sudah mengenalnya dan sudah tinggal di setiap kota diseluruh dunia. Banyak hal yang dirugikan oleh AIDS ini, tidak sedikit yang sudah terjangkit penyakit tersebut, baik itu orang tua, dewasa, sampai anak-anak juga terkena penyakit AIDS.
Tanggal 1 Desember diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia untuk menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS di seluruh dunia yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV.
AIDS Merupakan :
* Penyakit menular yang disebabkan oleh virus yang merusak sistem kekebalan tubuh.
* Virus penyebab AIDS adalah HIV (Human Immunodeficiency Virus)
* Penderita AIDS yang meninggal, bukan semata-mata disebabkan oleh virus AIDS, Tetapi juga oleh penyakit lain yang sebenarnya bisa ditolak, seandainya sistem kekebalan tubuh tidak rusak oleh virus AIDS.
Penularan AIDS:
* 75-85 % Penularan terjadi melalui hubungan seks (5-10 % diantaranya melalui hubungan homoseksual)
* 5-10 % akibat alat suntik yang tercemar (terutama pada pemakai narkotika suntik)
* 3-5 % melalui transfusi darah yang tercemar
* 90 % infeksi pada bayi dan anak terjadi dari Ibu yang mengidap HIV
* 25-35 % bayi yang dilahirkan oleh Ibu pengidap HIV akan menjadi pengidap HIV
Gejala AIDS :
* Rasa lelah berkepanjangan
* Sesak nafas dan batuk berkepanjangan
* Berat badan turun secara menyolok
* Pembesaran kelenjar (di leher, ketiak, lipatan paha) tanpa sebab yang jelas
* Bercak merah kebiruan pada kulit (kanker kulit)
* Sering demam (lebih dari 38 °C) disertai keringat malam tanpa sebab yang jelas
* Diare lebih dari satu bulan tanpa sebab yang jelas
Cara Mencegah AIDS:
* Tidak berganti-ganti pasangan seksual
* Pencegahan kontak darah, misalnya pencegahan terhadap penggunaan jarum suntik yang diulang
* Dengan formula A-B-C
o ABSTINENSIA artinya tidak melakukan hubungan seks sebelum menikah
o BE FAITHFUL artinya jika sudah menikah hanya berhubungan seks dengan pasangannya saja
o CONDOM artinya pencegahan dengan menggunakan kondom
Saat ini, jumlah penderita AIDS baik di seluruh dunia maupun di Indonesia Semakin meningkat dengan pesat, Berdasarkan data Departemen Kesehatan (2008), secara kumulatif jumlah kasus AIDS sampai dengan 31 Maret 2008 yang dilaporkan adalah sebanyak 11.868 kasus dari 32 Provinsi dan 194 Kabupaten/Kota. Kasus AIDS terbanyak dilaporkan dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Papua, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, dan Sumatera Barat. Proporsi kasus AIDS yang dilaporkan telah meninggal adalah 20,95%.
Selain itu, diperoleh data bahwa ratio kasus AIDS antara laki-laki dan perempuan adalah 3,79 :1, cara penularan kasus AIDS kumulatif yang dilaporkan melalui IDU 49,2%, Heteroseksual 42,8%, dan Homoseksual 3,8%. Proporsi kumulatif kasus AIDS tertinggi dilaporkan pada kelompok umur 20-29 tahun (53,62%), disusul kelompok umur 30-39 tahun (27,79%) dan kelompok umur 40-49 tahun (7,89%). (Departemen Kesehatan,2008). Bahkan menurut Kompas (23 Mei 2008), bayi yang terkena AIDS bertambah sebanyak 40 jiwa.
Rate kumulatif kasus AIDS Nasional sampai dengan 31 Maret 2008 adalah 5,23 per 100.000 penduduk (berdasarkan data BPS 2005, jumlah penduduk Indonesia 227.132.350 jiwa). Rate kumulatif kasus AIDS tertinggi dilaporkan dari provinsi Papua (14,4 kali angka nasional), DKI Jakarta (6,5 kali angka nasional), Bali (4,4 kali angka nasional), Kep. Riau (3,9 kali angka nasional), Kalimantan Barat (3,6 kali angka nasional), Maluku (2,2 kali angka nasional), Papua Barat (1,9 kali angka nasional), Bangka Belitung (1,3 kali angka nasional), dan Sulawesi Utara (1,1 kali angka nasional).
Setelah melihat fakta yang ada, marilah bersama-sama kita Perang AIDS dengan tidak melakukan hal yang bisa menyebabkan terjadinya AIDS...
Come On Healthy Life Without AIDS.
Comments :
0 komentar to “Penderita AIDS Meningkat”
Posting Komentar